Miracle Lebih baik Ketimbang Dendi - DOTA 2
Berbicara soal Midlaner dan Tim besar saat ini mungkin midlaner dari Na'Vi dan OG yang akan terpikirkan pertama olehmu. beberapa orang berpikir Miracle- lebih hebat dibandingkan dengan Midlaner Natus Vincere yaitu Dendi.
Miracle- yang dulunya pernah dikeluarkan dari Team Balkan Bears sekarang tampil sebagai Midlaner paling populer setelah dendi dengan menjadi Leader dari Ladderboards MMR di Eropa.
Sedangkan Dendi yang memulai karir Professionalnya di Umur 17 tahun bersama timWolkers Gaming hanya dapat mencapai MMR 7kdan cukup jauh dibawah dari Miracle-.
Sekarang banyak orang berpikir bahwa Miracle- itu jauh lebih hebat dibandingkan Dendi karena orang melihat bahwa Miracle- itu mencapai MMR tertinggi sedangkan Dendi berada dibawah LadderBoards Eropa. Secara permainan Miracle- memang sangat terlihat hebat karena dia dapat melakukan hal yang tak terduga bisa dibilang sepanjang permainan dia terus menggunakan otaknya untuk berpikir langkah selanjutnya bahkan dia bisa mengetahui langkah apa yang harus dibuatnya untuk late Game.
Sedangkan Dendi bermain layaknya seorang Midlaner biasa di tim dan hanya beberapa kali membuat sesuatu yang hebat dan itu membuat Dendi terasa tidak lebih hebat dari Miracle-.
Tahukah kamu dulunya sehebat apa Dendi? dibandingkan sekarang Dendi memang bisa dikatakan kalah dengan permainan Miracle-. soal pencapaian Tim Dendi juga bisa dibilang kalah dibandingkan Miracle-. bahkan dibeberapa Turnament Na'Vi timnya Dendi harus tunduk di hadapan Og timnya Miracle- sebagai contoh Na'Vi berjumpa dengan OG di dua Final Turnament yang berbeda dan Dendi masih belum bisa berbuat apa apa.
Mengapa anda membuat Artikel bahwa Dendi masih lebih baik dibandingkan Miracle- ? kalau anda tau dan mengakui kalau bahwasannya Miracle- itu lebih baik dibandingkan Dendi. kita belum sampai ke tempat itu saya masih mengupas sedikit informasi antara mereka berdua.
Dendi yang awalnya mulai bermain Counter Strike lalu memainkan Warcraft 3. menjadi cukup hebat di Warcraft 3 Dendi menemukan DotA dan mulai bermain dengan semangat. pada awalnya Dendi hanya bermain menggunakan Support. dia berjuang dengan keras dan berhasil membuat timnya sendiri. setelah sukses dengan timnya Dendi direkrut oleh Tim Wolker Gaming dan mulai memasukki dunia DotA di umurnya yang menginjak 17 tahun.
Diumur yang masih terbilang mudah itu Dendi sudah bermain dengan tim Top pada masa itu bahkan Dendi sempat merasakan turnamentMYM Defending Prime dan menjadi juara ke-tiga. MYM Defending Prime merupakan Turnament yang cukup besar di Regional CIS dimana Para pemain Professional sekarang yang berasal dari Regional CIS dulunya pernah bermain di turnament tersebut.
Turnament tersebut merebut banyak minat dari orang orang untuk menekuni dunia E-Sport DotA.
Diumurnya yang ke-20 Dendi beragabung dengan Timnya sekarang Na'Vi bersama Natus Vincere Dendi Mulai memperlihatkan kehebatannya di dunia DotA. sama seperti sekarang saat Miracle- Menginjakkan kaki di puncak Leaderboards dimana semua orang menjadi berpikir bahwa Miracle- lah yang terhebat dibandingkan yang lainnya. Dendi juga merasakan hal yang sama saat ketika satu tahun bersama Na'Vi dan Dendi sudah berhasil membawa pulang Prize Pool dari The International yang pertama kali diadakan. tidak hanya berhenti disana Dendi juga berhasil membawa Na'Vi ke Final dari Turnament The international 3 kali berturut walau hanya berhasil membawa Prize Pool sekali.
Lebih dari itu Dendi berhasil membuat kebanyak orang yang bermain DotA pada masa itu menyukainya lewat permainannya menggunakanPudge hingga mendapatkan julukan Pro Pudge sekarang. semua ketenarannya itu tidak ikut pudar ketika Na'Vi bisa dikatakan Bubar. Dendi masih bersinar layaknya seorang Bintang dan sekarang Bersama timnya Na'Vi yang dulunya pernah kehilangan arah berhasil kembali bersama Tim barunya.
Miracle- yang bersama timnya OG yang baru kemarin Kalah dari Wings Gaming di turnamentThe Summit 5. memulai karirnya tahun Lalu dimana dia bermain untuk Balkan Bears walau hanya sebentar lalu dia dikeluarkan karena tidak sesuai dengan tim. setelah beranjak dari timnya yang lama yaitu Balkan Bears, Miracle- diajak bergabung ke dalam tim Monkey Business yang sekarang setelah mendapatkan Sponsor menjadi OG. Miracle- yang baru saja menginjakkan kaki di dunia E-Sport ini masih belum bisa dibandingkan dengan Dendi soal Pencapaian dalam tim. Miracle- yang mulai terkenal dari permainannya yang memukau dan menjadi Leader di Ladderboards Eropa sudah mulai mengikuti beberapa Kualifikasi bersama Monkey Business dan berhasil mengikuti Frankfurt Major Setelah mengalahkan Ninja in Pyjamas dan lolos ke Major Frankfurt. Miracle- berhasil mencuri perhatian dengan permainan memukau dengan Shadow Fiend di Frankfurt serta berhasil membawa Timnya menjadi Juara Major di Frankfurt dan Manila Major.
Soal Total jumlah pendapatan untuk Kantong sendiri Miracle- masih lumayan jauh dengan Jumlah penghasilan $558,998.05 sedangkan Dendi $650,443.86 itulah sebabnya kenapa Dendi tidak harus mencuri perhatian melalui MMR dan Dendi bisa dengan santai mengatakan Bahwa"MMR cuma sekedar angka".
Alasan kenapa Dendi tidak dapat mengejar Miracle- dalam MMR yang paling jelas adalah Dendi sekarang tidak harus mengejar pencapaian untuk dirinya sendiri melainkan untuk tim dikarenakan Umurnya yang sudah terbilang tua juga yaitu 26 mungkin jika dia menghabiskan waktu di Leaderboards Dendi akan kehilangan semuanya di Tim sedangkan Miracle- yang masih berumur 19 tahun dan masih bermain untuk tiga tim sepanjang karirnya masih bisa lebih mengejar sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh pemain senior. Nyatanya Dendi dan Miracle sering berjumpa di MMR dengan Avg 6k dulu.
jadi alasan kenapa Dendi masih lebih baik dibandingkan dari Miracle- karena memang soal pencapaian dan pengalaman Dendi lebih baik dan soal pemainan Dendi masih baik dan bahkan mungkin lebih baik dibandingkan Miracle jika dilihat dari permainan Dendi saat dia masih bersama dengan Old Na'Vi. yang membedakan hanya Masa mereka tetapi alasan lain kenapa Dendi lebih baik karena kehebatan Dendi yang masih tidak Pudar dari masa ke masa sedangkan Miracle- masih baru memulai.
tidak menutup kemungkinan nantinya Dendi akan dikalahkan oleh Miracle- tetapi untuk saat ini Saya pikir Miracle- masih butuh waktu dan pengalaman yang lama dan Waktu dan pengalaman tidak bisa dibeli dengan MMR.
Miracle- yang dulunya pernah dikeluarkan dari Team Balkan Bears sekarang tampil sebagai Midlaner paling populer setelah dendi dengan menjadi Leader dari Ladderboards MMR di Eropa.
Sedangkan Dendi yang memulai karir Professionalnya di Umur 17 tahun bersama timWolkers Gaming hanya dapat mencapai MMR 7kdan cukup jauh dibawah dari Miracle-.
Sekarang banyak orang berpikir bahwa Miracle- itu jauh lebih hebat dibandingkan Dendi karena orang melihat bahwa Miracle- itu mencapai MMR tertinggi sedangkan Dendi berada dibawah LadderBoards Eropa. Secara permainan Miracle- memang sangat terlihat hebat karena dia dapat melakukan hal yang tak terduga bisa dibilang sepanjang permainan dia terus menggunakan otaknya untuk berpikir langkah selanjutnya bahkan dia bisa mengetahui langkah apa yang harus dibuatnya untuk late Game.
Sedangkan Dendi bermain layaknya seorang Midlaner biasa di tim dan hanya beberapa kali membuat sesuatu yang hebat dan itu membuat Dendi terasa tidak lebih hebat dari Miracle-.
Tahukah kamu dulunya sehebat apa Dendi? dibandingkan sekarang Dendi memang bisa dikatakan kalah dengan permainan Miracle-. soal pencapaian Tim Dendi juga bisa dibilang kalah dibandingkan Miracle-. bahkan dibeberapa Turnament Na'Vi timnya Dendi harus tunduk di hadapan Og timnya Miracle- sebagai contoh Na'Vi berjumpa dengan OG di dua Final Turnament yang berbeda dan Dendi masih belum bisa berbuat apa apa.
Mengapa anda membuat Artikel bahwa Dendi masih lebih baik dibandingkan Miracle- ? kalau anda tau dan mengakui kalau bahwasannya Miracle- itu lebih baik dibandingkan Dendi. kita belum sampai ke tempat itu saya masih mengupas sedikit informasi antara mereka berdua.
Dendi yang awalnya mulai bermain Counter Strike lalu memainkan Warcraft 3. menjadi cukup hebat di Warcraft 3 Dendi menemukan DotA dan mulai bermain dengan semangat. pada awalnya Dendi hanya bermain menggunakan Support. dia berjuang dengan keras dan berhasil membuat timnya sendiri. setelah sukses dengan timnya Dendi direkrut oleh Tim Wolker Gaming dan mulai memasukki dunia DotA di umurnya yang menginjak 17 tahun.
Diumur yang masih terbilang mudah itu Dendi sudah bermain dengan tim Top pada masa itu bahkan Dendi sempat merasakan turnamentMYM Defending Prime dan menjadi juara ke-tiga. MYM Defending Prime merupakan Turnament yang cukup besar di Regional CIS dimana Para pemain Professional sekarang yang berasal dari Regional CIS dulunya pernah bermain di turnament tersebut.
Turnament tersebut merebut banyak minat dari orang orang untuk menekuni dunia E-Sport DotA.
Diumurnya yang ke-20 Dendi beragabung dengan Timnya sekarang Na'Vi bersama Natus Vincere Dendi Mulai memperlihatkan kehebatannya di dunia DotA. sama seperti sekarang saat Miracle- Menginjakkan kaki di puncak Leaderboards dimana semua orang menjadi berpikir bahwa Miracle- lah yang terhebat dibandingkan yang lainnya. Dendi juga merasakan hal yang sama saat ketika satu tahun bersama Na'Vi dan Dendi sudah berhasil membawa pulang Prize Pool dari The International yang pertama kali diadakan. tidak hanya berhenti disana Dendi juga berhasil membawa Na'Vi ke Final dari Turnament The international 3 kali berturut walau hanya berhasil membawa Prize Pool sekali.
Lebih dari itu Dendi berhasil membuat kebanyak orang yang bermain DotA pada masa itu menyukainya lewat permainannya menggunakanPudge hingga mendapatkan julukan Pro Pudge sekarang. semua ketenarannya itu tidak ikut pudar ketika Na'Vi bisa dikatakan Bubar. Dendi masih bersinar layaknya seorang Bintang dan sekarang Bersama timnya Na'Vi yang dulunya pernah kehilangan arah berhasil kembali bersama Tim barunya.
Miracle- yang bersama timnya OG yang baru kemarin Kalah dari Wings Gaming di turnamentThe Summit 5. memulai karirnya tahun Lalu dimana dia bermain untuk Balkan Bears walau hanya sebentar lalu dia dikeluarkan karena tidak sesuai dengan tim. setelah beranjak dari timnya yang lama yaitu Balkan Bears, Miracle- diajak bergabung ke dalam tim Monkey Business yang sekarang setelah mendapatkan Sponsor menjadi OG. Miracle- yang baru saja menginjakkan kaki di dunia E-Sport ini masih belum bisa dibandingkan dengan Dendi soal Pencapaian dalam tim. Miracle- yang mulai terkenal dari permainannya yang memukau dan menjadi Leader di Ladderboards Eropa sudah mulai mengikuti beberapa Kualifikasi bersama Monkey Business dan berhasil mengikuti Frankfurt Major Setelah mengalahkan Ninja in Pyjamas dan lolos ke Major Frankfurt. Miracle- berhasil mencuri perhatian dengan permainan memukau dengan Shadow Fiend di Frankfurt serta berhasil membawa Timnya menjadi Juara Major di Frankfurt dan Manila Major.
Soal Total jumlah pendapatan untuk Kantong sendiri Miracle- masih lumayan jauh dengan Jumlah penghasilan $558,998.05 sedangkan Dendi $650,443.86 itulah sebabnya kenapa Dendi tidak harus mencuri perhatian melalui MMR dan Dendi bisa dengan santai mengatakan Bahwa"MMR cuma sekedar angka".
Alasan kenapa Dendi tidak dapat mengejar Miracle- dalam MMR yang paling jelas adalah Dendi sekarang tidak harus mengejar pencapaian untuk dirinya sendiri melainkan untuk tim dikarenakan Umurnya yang sudah terbilang tua juga yaitu 26 mungkin jika dia menghabiskan waktu di Leaderboards Dendi akan kehilangan semuanya di Tim sedangkan Miracle- yang masih berumur 19 tahun dan masih bermain untuk tiga tim sepanjang karirnya masih bisa lebih mengejar sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh pemain senior. Nyatanya Dendi dan Miracle sering berjumpa di MMR dengan Avg 6k dulu.
jadi alasan kenapa Dendi masih lebih baik dibandingkan dari Miracle- karena memang soal pencapaian dan pengalaman Dendi lebih baik dan soal pemainan Dendi masih baik dan bahkan mungkin lebih baik dibandingkan Miracle jika dilihat dari permainan Dendi saat dia masih bersama dengan Old Na'Vi. yang membedakan hanya Masa mereka tetapi alasan lain kenapa Dendi lebih baik karena kehebatan Dendi yang masih tidak Pudar dari masa ke masa sedangkan Miracle- masih baru memulai.
tidak menutup kemungkinan nantinya Dendi akan dikalahkan oleh Miracle- tetapi untuk saat ini Saya pikir Miracle- masih butuh waktu dan pengalaman yang lama dan Waktu dan pengalaman tidak bisa dibeli dengan MMR.




Komentar
Posting Komentar